Kabar korban bencana banjir tidak hanya datang dari warga saja. Fasilitas umum seperti stadion pun seolah ikut menjadi amukan rintik hujan yang deras itu. Adalah tembok benteng Stadion Sangkuriang di kota Cimahi yang menjadi korban saat hujan deras mengguyur kota tersebut sejak dua hari yang lalu. Tembok yang rubuh tersebut terbilang tinggi, yakni 50 meter. Sayangnya, ketinggian bangunan ini tidak menjamin kekokohannya. Apalagi stadion Sangkuriang memang sudah berumur.
Bagian yang runtuh adalah tembok di sebelah barat stadion yang berada di depan kantor KONI Cimahi. Memang, kekokohan tembok ini sudah diragukan, pasalnya banyak sekali retak yang sudah tercetak jelas di tembok tersebut. Tak elak, setelah diguyur hujan deras dua hari berturut-turut keretakan ini berubah menjadi reruntuhan. Selain itu, tembok yang retak ini sudah tidak sanggup menahan air yang berasal dari dalam stadion.
Tepatnya, pukul 5 sore hari Rabu, tanggal 19 Maret 2014, tembok stadion Sangkuriang ini runtuh dan tidak meninggalkan korban jiwa. Karena pada saat peristiwa ini terjadi, tidak ada orang yang berada di sekitar stadion. Pedagang yang biasanya berjualan pun sudah tutup karena hujan terus mengguyur. Sangat beruntung.
Menurut warga sekitar, Sandi Rahman, yang tinggal di Padasuka, kecamatan Cimahi Tengah, benteng stadion Sangkuriang ini tidak hanya retak, tetapi juga sudah berbentuk miring dalam beberapa hari terakhir. Maka tak heran jika tembok sudah tidak bisa lagi menahan beban hujan deras.
Lebih lanjut, peristiwa ini tentu merugikan masyarakat sekitar. Selain kerugian dana karena harus membangunnya kembali agar bisa digunakan, masyarakat juga tidak akan nyaman lagi bermain sepak bola di stadion tersebut. Bagaimana tidak? Dengan kondisi tanpa benteng, bola yang ditendang akan dengan mudah keluar dari lapangan tanpa ada penghalang lagi.
Tak berhenti di situ saja, rubuhnya tembok ini juga disinyalir akan merembet ke tembok-tembok lain. Hal ini dikarenakan keseluruhan bangunan stadion Sangkuriang yang memang sudah tua. Untuk itulah para warga mendesak pemerintah untuk segera melakukan peremajaan atau renovasi secepat mungkin. Selain untuk menghindari perluasan area yang rubuh, hal ini juga akan dapat menghemat biaya. Bonusnya, masyarakat sekitar pun akan nyaman berolahraga di lokasi tersebut. (BCC News - jabarnews)
Bagian yang runtuh adalah tembok di sebelah barat stadion yang berada di depan kantor KONI Cimahi. Memang, kekokohan tembok ini sudah diragukan, pasalnya banyak sekali retak yang sudah tercetak jelas di tembok tersebut. Tak elak, setelah diguyur hujan deras dua hari berturut-turut keretakan ini berubah menjadi reruntuhan. Selain itu, tembok yang retak ini sudah tidak sanggup menahan air yang berasal dari dalam stadion.
Tepatnya, pukul 5 sore hari Rabu, tanggal 19 Maret 2014, tembok stadion Sangkuriang ini runtuh dan tidak meninggalkan korban jiwa. Karena pada saat peristiwa ini terjadi, tidak ada orang yang berada di sekitar stadion. Pedagang yang biasanya berjualan pun sudah tutup karena hujan terus mengguyur. Sangat beruntung.
Menurut warga sekitar, Sandi Rahman, yang tinggal di Padasuka, kecamatan Cimahi Tengah, benteng stadion Sangkuriang ini tidak hanya retak, tetapi juga sudah berbentuk miring dalam beberapa hari terakhir. Maka tak heran jika tembok sudah tidak bisa lagi menahan beban hujan deras.
Lebih lanjut, peristiwa ini tentu merugikan masyarakat sekitar. Selain kerugian dana karena harus membangunnya kembali agar bisa digunakan, masyarakat juga tidak akan nyaman lagi bermain sepak bola di stadion tersebut. Bagaimana tidak? Dengan kondisi tanpa benteng, bola yang ditendang akan dengan mudah keluar dari lapangan tanpa ada penghalang lagi.
Tak berhenti di situ saja, rubuhnya tembok ini juga disinyalir akan merembet ke tembok-tembok lain. Hal ini dikarenakan keseluruhan bangunan stadion Sangkuriang yang memang sudah tua. Untuk itulah para warga mendesak pemerintah untuk segera melakukan peremajaan atau renovasi secepat mungkin. Selain untuk menghindari perluasan area yang rubuh, hal ini juga akan dapat menghemat biaya. Bonusnya, masyarakat sekitar pun akan nyaman berolahraga di lokasi tersebut. (BCC News - jabarnews)



0 comments: