Proyek pembangunan bandara internasional di Jawa Barat memang sedang menjadi perbincangan hangat. Proyek BIJB (Bandara Internasional Jawa Barat) ini merupakan gebrakan Pemprov Jawa Barat. Proyek ini diawali dengan rencana pendirian BUMD PT BIJB pada tahun 2013, yang telah disahkan dalam sebuah Perda 22/2013. Pemerintah daerah sedang mendiskusikan dan menggodok gagasan ini agar lebih matang. Rencananya, proyek ini akan selesai pada tahun 2016. Ada 30 titik proyek yang masing-masing membutuhkan tenaga kerja.
Tentang BUMD PT BIJB
Setelah disahkan pada tahun 2013, BUMD PT BIJB ini diharapkan dapat mulai beroperasi pada April 2014 ini. Hal ini sesuai yang diungkapkan oleh Pemprov Jawa Barat. Pemprov juga akan membuka seleksi calon direktur yang akan mengisi kursi pemimpin di BUMD PT BIJB tersebut. Berkenaan dengan hal ini, Pemprov menyatakan bahwa tidak akan ada kecurangan selama proses seleksi. Sebab seleksi akan diadakan secara terbuka. Hal ini tentu untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Mengingat proyek ini berskala besar dan tidak mungkin jika yang terpilih nantinya adalah orang-orang yang kurang berkualitas. Untuk proyek sebesar ini, Pemprov tidak ingin main-main. Bagaimana tidak? PT BIJB nantinya tidak hanya akan mengurusi masalah bandara saja, tetapi juga mengelola aerocity yang berdiri di atas tanah seluas 3200 hektare.
Kebutuhan Tenaga Kerja
Proyek yang diharapkan selesai pada tahun 2016 ini membutuhkan sekitar 2 juta tenaga kerja dari level pendidikan apa saja. Angka ini terbilang besar. Karena Jawa Barat akan kehilangan 2 juta penganggurannya sehingga bisa meningkatkan potensi perekonomiannya. Angka 2 juta ini lahir dari hasil 30 proyek yang masing-masing membutuhkan pegawai. Saat ini, angka 2 juta ini masih perkiraan sementara saja. Detail kebutuhan akan tenaga kerja oleh 30 proyek tersebut sedang dihitung secara eksak. Seiring dengan kebutuhan tenaga ahli yang diperlukan di berbagai infrastruktur pembangunan. Namun demikian, pihak Pemprov Jawa Barat sudah menargetkan angka 2 juta tersebut untuk dicapai hingga tahun 2018. Ketersediaan lapangan kerja ini tentu menjadi peluang bagi kita masyarakat Bandung dan sekitarnya, untuk ikut mengambil bagian dari proyek yang baru akan berjalan ini. (BCC News - jabarnews)



0 comments: