Diserbu Organisme Pengganggu Tanaman, Petani Langsung Panen

BANDUNG CYBER CITY
Jumlah Organisme Pengganggu Tanaman atau OPT di Jawa Barat sejak memasuki musim pancaroba meningkat. Tak hanya tikus, OPT yang ikut menyerbu tanaman petani adalah OPT penggerek batang, dan hama wereng. Wilayah pertanian yang banyak diserang adalah wilayah pantai utara atau Pantura. Secara detail, jumlah wilayah yang terserang OPT tikus mencapai 6.076 hektare, ada yang diserang dalam kategori berat dan sedang. Sedangkan untuk hama wereng dan penggerek daun masing-masing telah menyerang seluas 776 hektare dan 2.618 hektare. Melihat angka-angka ini tentu dapat dibayangkan berapa banyak hasil panen yang harus dikorbankan. Meskipun demikian, menurut Estu Kurniawan, Kepala Seksi Pengendalian OPT Diperta Jawa Barat, angka ini masih dalam kategori sedang, jadi hasil panen masih bisa dinikmati.
Banyaknya OPT yang menyerang lahan pertanian ini disebabkan oleh dua hal. Pertama, kelembaban yang terjadi saat musim pancaroba merupakan lokasi terbaik untuk berkembang biak dan paling disenangi oleh OPT. Kedua, musuh OPT berkurang saat musim pancaroba sehingga mengakibatkan rantai makanan menjadi tidak stabil. Untuk menanggulangi ini, Diperta Jabar menginstruksikan kepada petani untuk melakukan tindakan pencegahan. Tindakan ini termasuk memasang perangkap tikus, racun tikus, atau menggunakan cara pengemposan dengan asap belerang. Selain itu, para petani juga bisa menggunakan Tricogramma untuk memerangi hama wereng. Pihak Diperta juga siap membagikan insektisida pada lahan yang diserang OPT kategori berat.
Ketua HKTI atau Himpunan Kerukunan Tani Indonesia Jawa Barat, Entang Sastraatmaja mengatakan bahwa untuk mengurangi nilai kerugian yang disebabkan oleh OPT, para petani memanen padinya lebih awal. Memang, hal ini akan mengakibatkan merosotnya bobot padi karena padi masih belum saatnya panen. Tetapi hal ini juga sebenarnya merupakan solusi agar OPT tidak malah berkembang pesat dan panen semakin sedikit karena terus diserang. Lebih jauh, Entang mengungkapkan bahwa kerusakan padi oleh OPT masih dalam taraf sedang dan tidak mengakibatkan puso. Saat ini, petani sudah melakukan beberapa tindakan pencegahan seperti memasang perangkap tikus dan Tricogramma sesuai dengan instruksi Diperta Jawa Barat. (BCC News)


0 comments:

:) :-) :)) =)) :( :-( :(( :d :-d @-) :p :o :>) (o) [-( :-? (p) :-s (m) 8-) :-t :-b b-( :-# =p~ :-$ (b) (f) x-) (k) (h) (c) cheer

Berita Lainnya :

 
Copyright 2013 - Nandira Semesta Bandung
Designed by Republik Design