Bandung memang memiliki curah
hujan yang sangat tinggi. Jika air hujan selalu turun sementara selokan tidak
cukup mampu untuk menampung dan atau mengalirkan air, maka air tersebut akan
meluber dan mengakibatkan banjir. Misalnya saja, kerusakan jalan di kabupaten
Indramayu yang semakin parah. Lubang-lubang jalan di bagian Pantura Provinsi
Jabar ini semakin banyak dan dalam. Pengikisan badan jalan oleh banjir ternyata
mampu mengganggu transportasi yang ada di Provinsi ini. Akibatnya, kendaraan
menjadi lambat dan ironisnya dapat menyebabkan kecelakaan.
Rusaknya jalan ini tak hanya
dapat mengganggu mobilitas alat transportasi di jalan raya. Pengiriman barang
antar kota dalam provinsi atau antar provinsi bisa jadi terhambat. Keluhan demi
keluhan akan didengungkan oleh para supir yang kemudian juga akan dikeluhkan
oleh bos perusahaannya. Terhambatnya perjalanan mereka ini terlihat sangat
sepele namun memiliki dampak yang sangat besar. Bayangkan, jika biasanya mereka
bisa menempuh dalam x jam, kali ini mereka harus menempuh perjalanan dengan
jarak yang sama dalam x+y jam. Bukan tidak mungkin pekerjaan yang bisa mereka
kerjakan 1 kali sehari, menjadi 1 kali 2 hari. Akibatnya, upah yang diterima
pun semakin sedikit.
Tak hanya jalan raya yang menjadi
korban saat banjir melanda. Sejumlah sektor yang menyokong pertumbuhan ekonomi
juga bisa terkena dampak ini. Sebut saja sektor pertanian, berkaca dari provinsi
Jawa Timur yang pernah terendam banjir karena meluapnya sungai bengawan Solo
membuat para petani kehilangan hasil taninya. Penanganan yang terbilang lamban
membuat para pengungsi bencana banjir terlunta-lunta. Pada saat yang sama,
mereka harus rela kehilangan hasil taninya yang sebenarnya bisa digunakan untuk
menyambung hidup sepanjang musim yang akan datang. Jelas, pada saat kejadian
mereka dirugikan dan setelah bencana tersebut mereka tetap harus berjuang.
Jika kedua sektor ini sudah
terganggu. Pertanyaannya, apakah akan mempengaruhi sektor lainnya? Jawabannya
tentu iya. Kedua sektor tersebut sangat berperan penting dalam kemajuan
perekonomian. Transportasi adalah kebutuhan primer bagi semua orang. Dalam
konteks ini, yang dimaksud adalah angkutan umum. Sedangkan, pertanian adalah
sektor yang paling banyak di negeri ini. Mengingat Indonesia memang adalah
Negara agraris. Nah, dari sekian banyak dampak banjir di atas, sudah semestinya
dibuat sebuah program khusus untuk penanggulangan banjir. Entah yang bersifat
mencegah atau pun cara menanggulanginya ketika sudah terjadi. Saat bencana
datang itulah, kita dituntut untuk cepat tanggap dan memiliki solusi tercepat
dan paling tepat. (BCC news)



0 comments: