Bandung PKL Night: Langkah Konkret Tertibkan PKL



Upaya demi upaya akan dilakukan untuk menertibkan PKL di Bandung. Keberadaan pedagang kaki lima di Bandung ini semakin meresahkan. Awalnya, para PKL ini berjualan di pinggir jalan saja, lalu semakin lama semakin berani memakai trotoar sehingga mengurangi hak pengguna jalan. Terakhir, mereka menggunakan badan jalan dengan atribut perdagangan berupa kios yang kadang sudah menjadi permanen dan tidak bisa dilepas. Keberadaan PKL yang seperti ini tentunya mempersempit jalan dan akan menyebabkan macet di jalan tersebut. Apalagi, di jam-jam pulang kantor. Jika hal ini tidak segera diatasi sejak dini, maka bisa jadi kemacetan Bandung menjadi masalah pelik yang sebanding dengan kemacetan di Jakarta.
Adalah Bandung PKL Night yang menjadi program pemerintah Bandung untuk mengurangi jumlah PKL yang nekat jualan di zona merah (zona terlarang), yaitu di sekitaran Kepatihan, Dalem Kaum, Alun-alun, dan Merdeka. Keempat tempat ini memang sudah menjadi daerah terlarang bagi PKL untuk berjualan. Sejak awal Februari pemerintah memberlakukan denda bagi para pembeli yang masih nekat membeli di area tersebut. Pasar, pada dasarnya adalah tempat bertransaksi atau tempat terjadinya jual beli. Sebanyak apapun dan sekuat apa pun para pedagang yang berjualan di sana, jika tidak ada yang membeli dagangannya, maka mereka akan kalah dan akan berpindah ke tempat yang lebih menjanjikan. Seperti inilah kiranya tujuan pemerintah kota untuk mengurangi PKL.
Bersama dengan kebijakan zona ini, PKL Night menjadi jawaban bagi para PKL yang takut kehilangan mata pencaharian. Dengan cara ini pula, pemerintah bisa langsung mengontrol dan melakukan pendataan atas PKL untuk kemudian menemukan solusi terbaik lainnya. Karena tidak semua pedagang yang bisa berjualan di PKL Night.
Mereka yang bisa berjualan di sini harus bisa membuktikan bahwa mereka adalah warga Bandung (ditunjukkan dengan KTP) dan bersedia menunjukkan barang dagangan apa yang mereka perjualbelikan di PKL Night. Hal ini penting, selain dapat memperoleh data mereka, pemerintah juga bisa memberikan penyuluhan dan pembinaan secara lebih mendalam guna meningkatkan usaha mereka. Selain itu, untuk memberantas para oknum pedagang yang sebenarnya bisa menyewa tempat yang lebih layak namun lebih memilih berdagang menjadi PKL untuk menghindari biaya operasional. Juga, untuk meminimalkan cukong-cukong yang memanfaatkan PKL.
Semoga program ini membawa dampak yang baik bagi semua pihak. Tak ada yang merasa dirugikan dan masalah PKL segera terselesaikan. (BCC news)

0 comments:

Berita Lainnya :

 
Copyright 2013 - Nandira Semesta Bandung
Designed by Republik Design