Taman Musik Centrum Resmi Dibuka: Bisa Buat Gelar Konser



BANDUNG CYBER CITY
1 Maret 2014, Taman Musik Centrum telah diresmikan oleh pemerintah kota Bandung. Peresmian ini juga terbilang sangat ramai. Meskipun sempat ditunda karena hujan yang mengguyur kota kembang ini. Beberapa musisi memeriahkan acara ini  seperti, Java Jive, Yovie Widianto, Saung Angklung Udjo, Pure Saturday, The Milo, dan yang lainnya. Para musisi ini menghibur masyarakat kota Bandung dengan happy.
Pembukaan acara dilakukan oleh Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman Arief Prasetya yang mewakili Ridwan Kamil selaku wali kota Bandung. Dia mengungkapkan harapannya agar Taman Musik Centrum ini bisa menjadi Index of Happines warga Bandung sekaligus sebagai tempat menyalurkan hobi dan kreatifitas musisi-musisi yang ada di Bandung.
Tak heran jika Taman Musik Centrum ini nantinya bisa digunakan sebagai tempat diadakannya konser kecil-kecilan. Dan untuk memfasilitasi ini Pemkot juga sudah memiliki kebijakan khusus. Untuk tampil di Taman Musik Centrum dan menggelar konser, musisi harus mendapatkan izin terlebih dahulu dari Dinas Pertamanan dan Pemakaman kota Bandung. Kabar baiknya, tidak akan ada pungutan biaya untuk konser tersebut, alias gratis. Tentu ini benar-benar menguntungkan bagi musisi juga masyarakat yang menontonnya.
Kemeriahan peresmian Taman Musik Centrum ini sangat indah. Pasalnya, peresmiannya merupakan perpaduan antara musik modern dengan musik khas Sunda. Terbukti dengan dimainkannya angklung sebagai salah satu alat musik asal Sunda yang telah mendunia. Sebagai pembuka, angklung ini dimainkan bersama-sama sehingga dapat menciptakan suasana yang riuh, ramai, namun kadang juga sendu.
Tak hanya kemeriahan yang disajikan dalam acara peresmian tersebut. Pemkot juga mengajak warga Bandung yang hadir untuk hanyut dalam kesedihan karena mengenang kejadian yang menewaskan 11 korban dalam tragedi AACC 6 tahun lalu (tahun 2008). Dalam kesempatan itu pula, sebuah gitar raksasa yang bertuliskan nama-nama korban dihadirkan dan diperkenalkan kepada warga. Salah satu perwakilan dari keluarga korban tersebut, Menjasat, berharap agar taman ini benar-benar bisa menjadi tempat yang dapat mewakili hobi bermusik generasi muda. Dia menambahkan harapannya dengan berharap tidak terjadi kejadian yang sama seperti 6 tahun lalu, semoga Taman Musik Centrum mewakilinya. (BCC News)

0 comments:

Berita Lainnya :

 
Copyright 2013 - Nandira Semesta Bandung
Designed by Republik Design