Fakta Baru tentang KBU

BANDUNG CYBER CITY
Belum habis kabar tentang akan digusurnya sejumlah bangunan yang ada di Kawasan Bandung Utara karena mempengaruhi resapan air yang ada, fakta baru tentang kawasan ini muncul ke permukaan. Fakta tersebut tak lain dan tak bukan adalah jumlah kawasan hijau yang ada di KBU hanya sebesar 20% saja. Padahal, seharusnya kawasan ini didominasi oleh kawasan terbuka hijau, bukan sebaliknya.
Bisa dikatakan luasan yang tinggal sedikit ini merupakan sisa-sisa lahan dari lahan yang digunakan sebagai bangunan, baik untuk pribadi maupun untuk bisnis. Fakta ini terungkap setelah BIG atau badan informasi Geospasial Bakorsurtanal menyerahkan 106 lembar foto KBU dengan skala 1:5.000 km secara resmi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Foto ini mendokumentasikan lahan dengan luas 515 kilometer dengan sebuah fakta bahwa lahan hijau KBU hanya tinggal 20% nya saja.
Sukmayadi selaku Deputi Informasi dari BIG menyatakan bahwa foto tersebut memberi petunjuk pada semua orang tentang pemakaian lahan sebanyak 80% dari luasan rata-rata untuk pembangunan. Sedang sisanya merupakan hutan lindung.
Sukmayadi juga mengklaim bahwa data yang didapatkan ini akurat, mengingat teknik yang digunakan sudah cukup canggih yakni teknik foto udara digital dengan resolusi kedalaman tanah dan bangunan mencapai 15 x 15 cm yang akan terfoto. Teknik pengambilan gambarnya juga menggunakan teknik 3 dimensi, di mana foto dilakukan sebanyak 3 kali. Data ini selain akurat juga sudah resmi dikeluarkan sesuai dengan UU No.4 tahun 2011.
Dokumen yang diserahkan secara resmi itu pun sudah lengkap dengan informasi bangunan tinggal, rumah toko, pendidikan, dan sudah berdasarkan interpretasi sekaligus survei yang dilakukan di lapangan. Data ini sangat bermanfaat untuk dasar pembongkaran bangunan-bangunan yang sudah menjamur di kawasan Bandung Utara. Seperti diketahui, sempat muncul kabar bahwa data menjadi salah satu kendala yang ditemui oleh pemerintah untuk menertibkan bangunan-bangunan tersebut.
Bagaimanapun, Kawasan Bandung Utara memang harus mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah provinsi. Hal ini merupakan salah satu upaya untuk mendapatkan resapan air lebih banyak di Jawa Barat, sehingga bencana banjir juga dapat dengan mudah dihindari. Bayangkan saja jika lahan hijau masih banyak ditemukan di kawasan ini. Tentu akar pohon dapat menyerap air dengan mudah. Hujan dan banjir pun bisa dikurangi sedikit demi sedikit. (BCC News)

0 comments:

:) :-) :)) =)) :( :-( :(( :d :-d @-) :p :o :>) (o) [-( :-? (p) :-s (m) 8-) :-t :-b b-( :-# =p~ :-$ (b) (f) x-) (k) (h) (c) cheer

Berita Lainnya :

 
Copyright 2013 - Nandira Semesta Bandung
Designed by Republik Design