Ada Apa dengan Hasil CPNS Tahun 2014 di Bandung?



Setiap tahunnya tes CPNS selalu menjadi perhatian penting bagi masyarakat Indonesia, khususnya mereka yang mengincar kursi PNS. Kursi PNS sangat banyak variasinya, namun memang didominasi oleh kursi pendidikan. Mereka yang berlomba untuk memperebutkan kursi ini juga sangat banyak. Dari yang baru lulus kuliah (fresh graduate) hingga yang sudah lama menjadi guru honorer (dari yang bulanan hingga tahunan). Persaingan ini terbilang sangat ketat, yaitu dengan cara daftar dan persaingan yang sama serta peserta yang meningkat setiap tahunnya.
Kegelisahan Tenaga Honorer
Mereka yang sudah mengajar selama bertahun-tahun sebagai tenaga honorer sangat manusiawi jika merasa gelisah. Pengabdian tahunan mereka tentunya harus mendapatkan apresiasi yang luar biasa dari pemerintah. Sekali lagi, ini sangat manusiawi karena semua orang memang butuh penghargaan. Sekecil apa pun keberhasilannya, manusia senang dipuji dan itu merupakan sifat dasarnya. Namun, kegelisahan ini bukan hanya tentang penghargaan atau apresiasi atau prestasi. Kegelisahan ini juga sudah menyangkut kelangsungan hidup, yaitu kondisi finansial.
Dengan menjadi PNS, para tenaga honorer mempunyai kans untuk meningkatkan derajat hidupnya dan membuat keuangannya menjadi lebih baik sehingga kehidupannya akan lebih terjamin. PNS adalah sebuah karir yang akan membuat hidupnya lebih baik dari tahun ke tahun. Maka saat tes demi tes menggagalkan mereka menjadi PNS, wajar saja mereka gelisah. Karena itu berarti tahun ini kesejahteraan mereka belum bisa membaik dan harus menunggu tahun depan dengan jumlah pelamar CPNS yang bertambah. Dalam konteks ini, dengan pesaing yang lebih banyak.
Calo CPNS Vs CPNS Berkualitas
Sudah menjadi rahasia umum jika kursi CPNS dijual bebas namun terselubung. Harganya berkisar antara puluhan hingga ratusan juta rupiah. Setiap daerah tentu punya kisaran harga masing-masing. Calo-calo CPNS ini tak lain adalah orang-orang yang dekat dengan pemerintahan, yang paham dan mengerti sirkulasi dengan baik. Mereka melakukannya tidak hanya sendiri melainkan bersama-sama agar belangnya tidak terbuka. Kursi-kursi ini dijual untuk semua jenis CPNS, tidak hanya dunia pendidikan saja.
Naasnya, khusus untuk pendidikan, hal ini akan membuat bobrok pendidikan di Indonesia. Bagaimana tidak? Tenaga pengajar yang diangkat PNS diambil dari calo belum tentu memiliki kualitas yang bagus. Orang yang belum tentu berkualitas ini akan mengajar murid yang mungkin memiliki bakat berkualitas. Sayangnya, bisa jadi bakat tersebut tidak dapat berkembang karena gurunya tidak berkualitas.
Laporan dan Tindakan
Sejauh ini laporan yang disampaikan oleh masyarakat dan aduan oleh peserta CPNS hanya menguap dan tidak dapat tertangani dengan baik. Entahlah, sampai kapan masalah calo CPNS ini akan berakhir. Dan mungkin masyarakat jugas udah mulai bingung akan melapor ke mana, pihak mana yang harus dipercaya untuk menerima laporan agar segera diusut tuntas. Sehingga tidak ada lagi kecurangan CPNS di tahun mendatang seperti yang telah dilaporkan pada CPNS 2014. (BCC news)

0 comments:

Berita Lainnya :

 
Copyright 2013 - Nandira Semesta Bandung
Designed by Republik Design